15 Februari 2024

Koneksi Antar Materi Modul 3.1. Pendidikan Guru Penggerak

2/15/2024 10:34:00 AM 0 Comments

 Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik ” (Bob Talbert)

Pendidikan adalah upaya sadar untuk membimbing, mengajar, dan melatih peserta didik agar siap mengemban peran di masa depan. Tujuan intinya adalah mengembangkan potensi individu menuju keutuhan manusia. Sebagai institusi moral, sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya, nilai-nilai, dan moralitas di dalam diri setiap murid. Perilaku para pendidik yang mengedepankan nilai-nilai yang diyakini sekolah menjadi teladan bagi murid. Seorang pendidik harus menjadi contoh bagi muridnya, baik dalam perilaku sehari-hari maupun di lingkungan sekitarnya. Dalam mengambil keputusan, pendidik harus mempertimbangkan kepentingan murid dan mengedepankan nilai-nilai kebajikan, karena keputusan tersebut akan mencerminkan integritas sekolah dan menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitarnya. Dengan memahami bahwa pendidikan adalah seni menjadikan manusia berperilaku etis, maka pendidikan bertujuan untuk membentuk generasi yang memiliki moralitas, kebajikan, dan kebenaran untuk masa depan yang lebih baik.

Setelah memahami hal di atas, berikut adalah pertanyaan dan jawaban dari koneksi antar materi modul 3.1.

  1. Bagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin?

 

Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan erat dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin. Prinsip-prinsip yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara, seperti Ing Ngarso Sung Tulodho (memberi teladan), Ing Madya Mangunkarsa (memberi dorongan dan semangat), dan Tut Wuri Handayani (memberi dorongan dari belakang), memberikan landasan yang kuat bagi seorang guru dalam pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Dengan memperhatikan filosofi tersebut, seorang pemimpin pembelajaran diharapkan mampu memberikan teladan, dorongan, dan dukungan kepada muridnya, sehingga setiap keputusan yang diambil selalu berpihak kepada kemajuan dan keberhasilan murid.

  1. Bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan?

 

Nilai-nilai yang tertanam dalam diri seseorang sangat mempengaruhi prinsip-prinsip yang diambil dalam pengambilan keputusan. Keterampilan sosial emosional seperti kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, dan keterampilan berhubungan sosial menjadi penting dalam membentuk sikap Tut Wuri Handayani, yang menuntun seorang pemimpin pembelajaran untuk memberikan dorongan dari belakang bagi muridnya. Dengan nilai-nilai kebajikan yang terinternalisasi dalam diri, seorang pendidik mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab dan berpihak kepada murid.

  1. Bagaimana materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan ‘coaching’ (bimbingan) yang diberikan pendamping atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran kita, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil? Apakah pengambilan keputusan tersebut telah efektif, masihkah ada pertanyaan-pertanyaan dalam diri kita atas pengambilan keputusan tersebut? Hal-hal ini tentunya bisa dibantu oleh sesi ‘coaching’ yang telah dibahas pada sebelumnya.

 

05 Desember 2023

Koneksi Antar Materi Modul 2.3 | CGP Angkatan 9

12/05/2023 09:20:00 PM 0 Comments

Coaching diartikan sebagai suatu proses kolaborasi yang menitikberatkan pada solusi, berorientasi pada hasil dan bersifat sistematis. Dalam proses ini, seorang coach memfasilitasi peningkatan performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribadi coachee (Grant, 1999).

Coaching dianggap sebagai kunci untuk membuka potensi seseorang agar dapat maksimal dalam kinerjanya. Menurut Whitmore (2003), coaching lebih menitikberatkan pada membantu individu belajar daripada memberikan pengajaran.

International Coach Federation mendefinisikan coaching sebagai "...bentuk kemitraan bersama klien (coachee) untuk memaksimalkan potensi pribadi dan profesionalnya melalui proses yang merangsang dan mengeksplorasi pemikiran dan proses kreatif."

Tujuan coaching adalah membimbing coachee dalam menemukan ide atau cara baru untuk mengatasi tantangan atau mencapai tujuan, serta membangun kemitraan setara di mana coachee mengambil keputusan. Coach berperan sebagai fasilitator melalui mendengarkan aktif dan mengajukan pertanyaan, sementara coachee yang membuat keputusan sendiri.

Ki Hadjar Dewantara menekankan bahwa tujuan pendidikan adalah 'menuntun' tumbuhnya kekuatan kodrat anak agar dapat memperbaiki perilakunya. Oleh karena itu, keterampilan coaching menjadi penting bagi pendidik untuk membimbing potensi sehingga mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia dan anggota masyarakat.

Proses coaching sebagai komunikasi pembelajaran antara guru dan murid memberikan ruang kebebasan kepada murid untuk menemukan kekuatan dirinya. Paradigma berpikir "Among, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani" menjadi semangat yang memperkuat keterampilan komunikasi guru dan murid dengan menggunakan pendekatan coaching.

Prinsip dan Paradigma Berpikir Coaching dalam Supervisi Akademik:

 

16 Oktober 2023

Koneksi Antar Materi - Modul 1.4. CGP Angkatan 9

10/16/2023 10:05:00 PM 0 Comments

 Assalamualaikum wr wb

Perkenalkan nama saya Haritsah Salim, pada Artikel blog ini saya akan memaparkan koneksi antar materi pada modul 1.4 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9.


Buatlah sebuah kesimpulan mengenai peran Anda dalam menciptakan budaya positif di sekolah dengan menerapkan konsep-konsep inti seperti disiplin positif, motivasi perilaku manusia (hukuman dan penghargaan), posisi kontrol restitusi, keyakinan  sekolah/kelas, segitiga restitusi dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya yaitu Filosofi Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara, Nilai dan Peran Guru Penggerak,  serta Visi Guru Penggerak

Peran Saya dalam Menciptakan Budaya Positif di Sekolah:

06 Oktober 2023

Kalah Dengan Rasa Penasaran! Teracuni Netflix

10/06/2023 10:26:00 PM 0 Comments

 

Teracuni postingan2 akun film di instagram, akhirnya kalah dengan rasa penasaran. Ku tonton film dokumenter produksi netflix yang sedang ramai dibicarakan. "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso."

Kini terjawab sudah pertanyaanku, mengapa setelah menonton film ini orang banyak yg ragu jessica benar-benar pembunuh mirna. Padahal katanya netflix netral. 


Ternyata jawabannya ada di 10 menit terakhir film. Disaat Jessica tidak bisa diwawancara dan pendapat2 ahli, dan ketika buku harian jessica diunjuk ke publik. Menurutku itu sih cuma untuk menggiring opini publik aja. Meskipun sudah dipenjara, setidaknya bisa memperbaiki nama baiknya dimata dunia. Isn't it? 

Setelah menghabiskan waktu menonton film ini sambil menyetrika baju, aku sedikit menyesal menghabiskan waktu, dimana film dokumenter ini semacam berita yg beredar di TV tapi disingkat menjadi 1 jam 26 menit. Ditambah bumbu - bumbu keraguan yang akan membuat penonton kembali berfikir, apakah memang jesica pembunuhnya? 

18 Agustus 2023

Welcome To My New Journey! Pembukaan CGP dan Pretest Modul 1

8/18/2023 04:43:00 PM 0 Comments

Hua....

Akhirnya yang ditunggu-tunggu selama berbulan-bulan datang juga, sebuah pengumuman akan dimulainya Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9. Aku yang sudah lulus di angkatan 8 ini sempat berkecil hati karena tidak terpanggil dalam PGP angkatan 8. Namun rencana Allah lebih indah dari pada rencana Manusia. Betul saja, jika namaku tercamtum di angkatan 8, aku harus mengikuti PGP disertai sibuknya mengurus renoasi rumah dan persiapan pernikahan adikku. Ketika semuanya sudah hampir beres, datanglah pengumuman PGP 9. Terimakasih atas kemudahan ini Ya Allah!

Orientasi dibuka oleh Mas Mentri yang always ganteng dan memotivasi. Dilanjutkan dengan pembukaan dari BGP Riau serta penjelasan teknis dalam mengikuti PGP. Dan Hari ini aku baru saja selesai mengerjakan soal-soal pretest modul 1. Banyak yang belum aku mengerti, tentu saja, mungkin soal-soal inilah yang akan menjadi materi dalam PGP nantinya, aku mencoba menjawab sebisanya.

Oh ya! Pendamping Praktik sudah ditentukan! OMG, ternyata aku mendapatkan PP dari sekolahku sendiri, yaitu bu Guru Penggerak yang aktif, smart dan sangat exited dalam setiap kegiatan, ku yakin banyak yang mengenalnya di Pekanbaru ini sebagai narasumber IKM. Siapa lagi kalau bukan rekan kerjaku disekolah, yang selalu memotivasiku (baca: memaksa) untuk terus maju, Bu Armalina. Aku sempat deg-degan, was-was dan beragam perasaan, bagaimana nasibku 9 bulan ke depan dibawah bimbingan orang se perfeksionis bu Armalina. Hahaha. Tapi tentu ada  rasa syukur dan bangga dibimbing oleh PP hebat sepertinya. apalagi jarak kelas kami hanya 5 langkah, aku bisa bertanya kepadanya di sekolah tanpa harus menstarter motorku keluar. Aku bahkan sempat terbersit, "jangan-jangan nanti aku bisa digembleng menjadi CGP terbaik Angkatan 9 Kota Pekanbaru." Muehehehe... mungkin terllau muluk. tapi tolong di aminkan saja.

04 Juni 2023

Cara Menjadi Narasumber Berbagi Praktik Baik Kemendikbud | by Risalahguru.com

6/04/2023 08:04:00 AM 0 Comments

Kurikulum Merdeka adalah upaya Kemendikbud untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Sebagai seorang pendidik yang bersemangat, kita semua memiliki kesempatan untuk menjadi narasumber di platform SINAR BAIK (Sistem Informasi Berbagi Praktik Baik) yang dikelola oleh Kemendikbud. Menjadi narasumber dapat memberikan kontribusi positif dalam berbagi praktik baik dan pengalaman penerapan Kurikulum Merdeka. Di postingan ini, aku akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk menjadi narasumber di Sinar Baik dan berbagi praktik baik implementasi Kemendikbud. Yuk ah!

07 Maret 2023

Menilik Pembelajaran Berdiferensiasi dari Novel Toto Chan

3/07/2023 11:07:00 AM 0 Comments

Komunitas Praktisi Layar Negeri SDN 145 Pku terus berinovasi agar guru terus mengembangkan diri. Sadar akan pentingnya meningkatkan kemampuan literasi, guru-guru SDN 146 PKU pun sepakat membuat jadwal membaca buku secara bergantian, dan akan direview bersama di kegiatan Komunitas. Kegiatan ini kami namai dengan BEDAH BUKU.

Pada kesempatan ini telah terlaksana agenda BEDAH BUKU perdana di Komunitas Praktisi Layar Negeri. Pembedah perdana aku sendiri, dan ku pilih buku berjudul "TOTO CHAN, Gadis Kecil di Jendela." Novel ini ditulis oleh Tatsuko Kuroyanagi yang telah diterjemahkan ke dalam 35 bahasa dan banyak dipakai sebagai bahan ajar di kampus-kampus dengan bahasan Pendidikan.


Novel ini mengisahkan tentang anak kelas 1 SD bernama Toto Chan yang dikeluarkan dari sekolah karena dianggap nakal oleh gurunya. Karena Toto Chan kerap bertanya ini itu kepada guru dan selalu duduk dipinggir jendela untuk berbicara dengan orang diluar pada saat jam pelajaran. 

01 Februari 2023

Pentingnya Mengganti Domain Blog

2/01/2023 11:13:00 AM 0 Comments

Haloo Haloo.. masih semangat ngeblognya?

Karena begitu banyak pertanyaan setelah kelas blogging di ayse brand sebelumnya, marilah kita bahas tentang pentingnya mengganti domain. 

Mengganti domain blog merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para blogger. Ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dari hal ini, mulai dari memperbaiki seo, memperkuat brand, hingga membuat situs menjadi lebih profesional. Dalam artikel ini, akan dibahas secara rinci mengenai pentingnya mengganti domain blog.

22 November 2022

Workshop Literasi Pertamaku Setelah Menikah!

11/22/2022 10:52:00 PM 1 Comments
Bersama penulis-penulis senior FLP Riau.
Arah jarum jam : Aku, Bu Mulyati, Pak Bambang Kariyawan, dan Mba Sugiarti

Alhamdulillah, wa syukurillah. Bisa kembali menjenguk blog  yang sudah 2 tahun terlantar (bersih-bersih sarang laba-laba dulu kali ya) dengan ghiroh menulis yang bangkir dari kubur, eh bangkit dari kematian, eh bangkit dari keheningan, akhirnya blog ini terisi lagi! yeay

Semenjak jadi istri orang, memang begitu syulit untuk menulis. Karena aku yang penulis kacangan ini butuh waktu yang lama dan ruang yang tenang. Sedangkan semenjak menikah, hamil, punya anak. Semua jadi serba repot. Jangankan mau duduk di depan laptop, mau bersemedi di wc aja harus siap mendengar nyanyian dari anak. Tapi itu cuma alibi gaes. Intinya niat dan tekatnya kurang kuat. Jadi beragam kondisi dijadikan alasan. Ya sudahlah kita tinggalkan pembuka blog yang membosankan ini. Gaskeun langsung ke inti ceritanya.

Jadi sejak menikah, aku betul-betul vakum dari dunia kepenulisan dan tenggelam dalam kesibukan. Berbagai kegiatan ku lewatkan begitu saja. Tapi begitu ada surat undangan untuk kegiatan ini di share di grup FLP Riau, jemari ini begitu saja tiba-tiba menjapri ketua panitia dan menyatakan mau ikut. Dan pilihanku untuk ikut di kegiatan 2 hari ini memang tidak salah!

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Riau. Pesertanya didaulat dari berbagai daerah se Riau, dan juga komunitas-komunitas Literasi di Pekanbaru. Dan aku termasuk dalam utusan Komunitas Literasi.

Pemateri pertama aja udah bikin tercengang dengan fakta-fakta dunia sosial media yang bikin mulut ternganga. Pemateri kedua, eks Journalist Jawa Pos Group, influencer yang memaparkan materi berdasarkan Al-Qur’an.

31 Januari 2020

Makan Enak dan Bergizi, ke Hokben aja!

1/31/2020 09:43:00 PM 6 Comments
Assalamualaikum…
Hallo para penikmat Kuliner di Pekanbaru….

Udah pada tau belum nih kalau HokBen  baru aja buka cabang di Pekanbaru loh! Seneng banget akhirnya bisa nyobain HokBen lagi. Dulu banget waktu aku masih SD, pernah ada gerai HokBen di Pekanbaru. Tapi tutup dan sekarang baru buka lagi di Pekanbaru. Tepatnya di Ground Floor  Living World. Wahhh.. jadi nambah pilihan tempat makan baru nih!

Alhamdulillah ya.. rejeki anak sholeh, kemaren Blogger Pekanbaru di undang  untuk menghadiri opening ceremony nya HokBen. Ini merupakan gerai HokBen pertama dan satu-satunya di Pekanbaru loh…  selajutnya mungkin akan buka juga di beberapa mall lainnya di Pekanbaru. Semoga laris ye!

Ibu Kartika Mangisi sebagai Communication Managernya HokBen kemaren sempat cerita sejarahnya HokBen yang awalnya bernama Hoka-Hoka Bento. Buat generasi  90an mungkin udah nggak asing dengan nama resto ini. Tapi, karena para penikmat Hoka Hoka Bento ini sering menyingkat dengan HokBen, maka tercetuslah rebranding dengan nama HokBen. Lebih singkat, nggak ribet dan mudah diingat.

Sejak Tahun 1985 Hoka Hoka Bento berdiri dan rebranding menjadi  HokBen (Tahun 2013),  sampai saat ini sudah berdiri 166 store yang tersebar di Jawa, Bali dan Sumatera. Wow…

09 November 2019

Diskriminasi Fisik itu masih ada!

11/09/2019 02:54:00 PM 0 Comments
source
Assalamualaikum….
Alhamdulillah akhirnya bisa nulis blog lagi. Makasih banget loh udah mau mampir ke blog ini. Jangan bosen-bosen ya duhai para pembaca setia Blog kuh yang budiman.

Kali ini aku mau curcol dikit. Eh agak banyak ding. Sebenarnya mau ditulis di instagram, tapi kepanjangan. Ku ingat punya blog yang sudah bersarang laba-laba ini. Boleh kali ya sekali-kali nyampah di blog sendiri. Hihihi

Jadi ceritanya didalam 2 minggu ini sekolah tempat aku mengajar sedang membuka lowongan tes guru. Hampir tiap hari ada aja guru baru yang datang untuk di tes gitu. Kenapa nggak dikumpulin dalam satu hari? Ya karena begitulah sistem perekrutan guru di sekolahku. Di tes one by one. Kebetulan Yayasan a.k.a pemilik sekolah mempercayakan perekrutan kepada kepala sekolah dan aku. Kepala sekolah mengamanahkan aku untuk ngetes micro teaching para calon guru. Jadilah kami HRD ala-ala :D

Capek?

Banget! Apalagi kalau udah banyak yang di tes, ditontonin ngajar berjam-jam. Tapi nggak ada yang layak dijadikan guru (menurut pihak Yayasan). Ada yang belum pengalaman, ada yang nggak menguasai materi dan fokus ke buku teks, ada yang nggak sopan, ada yang udah bagus perfecto banget, eh pas wawancara malah gagal karena gaji nggak sesuai ekspectasi dia.  Ujung-ujungnya aku harus buka lagi tumpukan map lamaran yang menggunung dan mulai dari awal. Huft. Tapi kali ini aku nggak mau cerita soal jadi HRD di sekolah. Mungkin lain kali akan ku ceritakan gimana seru dan uniknya para calon guru, atau mungkin tips menghadapi tes calon guru di sekolah swasta. Tungguin aja.

Yang mau aku ceritakan kali ini adalah salah satu calon guru yang aku tes tadi. Mudah-mudahan ini nggak ghibah ya. Lagian aku nggak nyebutin nama. Dan teman-teman guru disekolah juga nggak tau siapa orang yang aku ceritakan disini karena nggak sempat ketemu. Hanya aku, Kepala Sekolah dan 1 guru lain yang mengantarkan dia ke kelas lokasi tes. Nggak usah penasaran dengan profilenya, coba ambil hikmahnya aja.

25 Mei 2019

Siti Khadijah, Brand Mukena Premium Asal Jiran Hadir di Pekanbaru

5/25/2019 07:29:00 AM 10 Comments
Assalamualaikum netizen…
Tak terasa, udah Ramadhan aja. Gimana puasanya? Gimana tarawihnya? Bulan Ramadhan harusnya kita maksimalkan Ibadah, karena Ramadhan Cuma sekali setahun dengan nilai amal yang berlipat ganda. Nggak mau rugi dong, ketinggalan berburu amal di Bulan Ramadhan. Aku, kamu, semuanya, semoga lancar ya ibadahnya.

Nah, pas banget lagi Ramadhan gini, aku mau kasi tau brand mukena premium yang cucok banget untuk menemani ibadah kamu. Biar ibadahnya makin nyaman, makin betah berlama-lama, pahala makin berlimpah. Amin.

Ini dia brand Mukena asal Malaysia yang baru aja Grand Opening di Mall SKA Pekanbaru. Kebetulan aku dan blogger-blogger lainnya di Pekanbaru di undang untuk menghadiri peresmian butiknya. So, aku jadi tau banyak tentang mukena ini. Semuanya bakal aku ceritain disini. Stay tune ya…

Sejujurnya selama ini aku tuh jarang banget memperhatikan peralatan untuk ibadah. Malah lebih peduli baju yang dipakai untuk keluar rumah. Kadang mukena yang dipakai untuk sholat udah lusuh, karetnya udah longgar, bentuk mukanya nggak jelas, dan bahannya yang tipis sampai harus pakai daleman, bikin gerah. Jadi nggak nyaman ibadahnya pengen cepat-cepat selesai. Padahal kalau untuk baju keluar rumah, aku selalu pilih yang terbaik. Kenapa untuk menghadap Allah malah pilih yang biasa aja?

24 Desember 2018

Masih Rezeki

12/24/2018 12:16:00 PM 2 Comments




Assalamualaikum….
Aku mau cerita nih, langsung aja ya.  jadi kemaren (udah lumayan lama juga), Ummi beli suatu barang. Sebelum ke tokonya, aku dan ummi mampir dulu di ATM karena uangnya minus 3 juta.

"Ambil 6 juta ya, cha. Utk bayar SPP adek besok." Aku pun ambil 6 juta dan masukkan semuanya ke dompet ummi.

Singkat cerita, pembayaran untuk barang itu selesai.

Esoknya (hari dimana aku ngetik cerita ini), sebelum azan subuh ummi membangunkan aku dengan nada panik. Katanya uangnya hilang 3juta.

Ya Robb!
Tadi malam Masuk maling?
Ummi taro dompet dimana?
Apa aja barang yang hilang?
Kami pun panik bersama

13 Agustus 2018

5 Inovasi Anak Muda Mengagumkan di Ritech Expo 2018

8/13/2018 09:34:00 AM 4 Comments

Anak-anak muda yang pintar dan rajin selalu berinovasi untuk menciptakan sesuatu yang baru. Beda sama orang yang kuliahnya sekedar ambil gelar, untung-untung aktif di organisasi, jadi aktivis, terlibat dalam kebijakan publik di masyarakat. Itu sih sudah keren banget lah. Tapi lebih banyak anak muda yang kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang dari pada anak muda yang hobinya bikin penelitian, menciptakan inovasi, memikirkan nasib negeri. Ah anak muda semacam itu hanya segelintir.

Pikiran-pikiran diatas langsung terbantah ketika aku melihat pameran riset, inovasi dan teknologi di Ritech Expo 2018 yang di taja oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi a.k.a KEMENRISTEK DIKTI. Pameran ini digelar di Halaman Kediaman Gubernur Riau. Setelah berkeliling stand demi stand, both demi both, melihat dan mendengarkan penjelasan dari masing-masing petugas. Waaaahhh….. aku merasa kerdil, miskin wawasan dan ketinggalan jauh. Ternyata anak muda Indonesia nggak Cuma scrool HP terus berharap jadi selebgram, tapi buanyak juga anak Indonesia yang berprestasi, berinovasi dan menciptakan teknologi yang memiliki daya guna yang tinggi. Dari puluhan stand yang berjejer di pameran Ritech Expo 2018, aku akan mengulas 5 inovasi yang diciptakan oleh anak muda di arena Pameran Teknologi terbesar dalam Rangka HARTEKNAS 2018. Baca sampai habis ya, karena no.5 aku yakin bisa buat kalian ternganga!

24 Juli 2018

Staycation Bareng Sahabat di Hotel Tjokro Pekanbaru

7/24/2018 01:14:00 PM 7 Comments
Assalamualaikum…
Apa kabar para penikmat gaji?

Kali ini aku mau ceritain serunya chillin manja di Hotel Tokro Pekanbaru bareng sahabatku si Winda. Winda ini bisa dibilang sahabatku sejak balita, karena dari umur 5 tahun kita udah main Barbie bareng dirumahnya yang ada tepat di depan rumah nenekku. Kita nggak pernah satu sekolah, tapi kalau ketemu lansung nempel kayak perangko. Waktu aku sekolah di Jakarta, kami bahkan surat-suratan loh! Di zaman belum ada Friendster apalagi facebook. Tiap bulan deg-degan nungguin surat dari si Winda. Hahaha.



Setelah lama berkelana keluar kota, sekarang kami sudah sama-sama bermastautin di Pekanbaru. Tapi, walaupun kami tinggal di kota yang sama, faktanya rumahnya dia di Palas sedangkan aku di Kulim. Itu tuh udah kayak dari Sabang ke Merauke. Dari Barat ke timur. Nah karena rumah kami yang ada di dua sisi ujungnya Pekanbaru, jadi susah banget nyari waktu buat ketemu. Secara rumah jauh dan sibuk kerja, sekalinya ketemu pengennya lama biar puas curhat-curhat nya. Nonkrong di café udah terlalu mainstream, pengen liburan ke luar kota nggak punya duit. Lagian waktunya juga nggak ada. Hah, alasan klasik!

Setelah lama rencana dan ujung-ujungnya  gagal melulu, akhirnya kami berdua bisa juga meet up sekaligus liburan.  Misi kami pengen makan, duduk lama-lama sambil cerita ngalor ngidul, nonton bareng video-video lama di laptop, bangun malam bareng, ah banyak deh. Intinya pengen menghabiskan waktu berdua lama-lama.  Akhirnya kami memilih untuk staycation. Mungkin ada yang belum akrab dengan istilah staycation. Di ambil dari kata Stay dan Vocation, yang artinya kira-kira liburan tapi tetap tinggal dirumah atau bisa juga di penginapan yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Biasanya kaum people zaman now yang haus piknik menggunakan istilah ini untuk liburan hotel dalam kota. Ingin memanjakan diri dengan fasilitas hotel selama sehari semalam. Dari kamarnya, kolam renangnya, menu makanannya sampai ke SPA atau gym. Me time gitu lah pokoknya. Nah aku dan Winda uga pengen staycation juga di Pekanbaru. Biar kayak orang-orang gitu.. muehehehe

Sabtu siang kami berkesempatan untuk staycation di Hotel Tjokro. Hotel ini bintang 3 dan lokasinya pas banget di tengah kota. Adil banget lah buat aku dan Winda yang rumahnya dari timur ke barat ini. hahaha. Pulang sekolah aku langsung melipir ke Hotel Tjokro yang ada di bawah fly over jalan Sudirman- Harapan Raya.

Sambil nungguin Winda pulang ngantor, aku check in duluan dan minta kamar yang city window gitu. Alhamdulillah kamarnya tersedia! Yihaaa… aku kebagian kamar tipe deluxe room. Yahuutt… kita berdua bisa nyaman staycation duonk.
pemandangan dari Jendela kamarku. yahuuutt... 
Namanya juga rencana manusia, ada aja kendalanya. Si Winda ditungguin lama banget, padahal rencananya mau nobar di kamar. Aku udah siapin filmnya. Tapi kerjaan di kantornya masih numpuk banget dan aku harus nunggu dia sendirian di kamar. Dari pada bengong, mending aku keliling hotelnya dulu mau liat-liat.
suka sama dekor dan pencahayaan restonya Tjokro ini
internet corner gratis di Lobby Hotel Tjokro Pekanbaru
Hotel Tjokro ini kalau di lihat dari lobby nya bisa dibilang looknya Indonesia banget. Spot-spotnya dihiasi dengan aneka aksesoris khas Jawa. Lobbynya juga nyaman dan nggak ngebosenin untuk duduk-duduk sambil nunggu. Ada banyak sofa dan smoking area juga. Di lobby juga ada meja computer untuk di pakai internetan. Aku sempat nyobain sinyalnya ternyata lancar jaya. Wah kalau begini mah betah. Hehehe

BACA JUGA : Blogger Gathering di Hotel Tjokro Pekanbaru

Sorenya, di Lobby Hotel Tjokro rame banget. Ada anak-anak usia 5-12 tahun lagi main di area kids cornernya tjokro. Ternyata hotel ini lagi memperingati hari anak Indonesia. Anak-anak ini bakal di ajakin lomba mewarnai dan lomba menghias donat. Wahh.. hotelnya ramah anak banget ya. jadi pengen nanya deh. “Bang, kapan bawa anak kita ke Hotel Tjokro?”

19 Juni 2018

Wisata Sambil Belajar di Planetarium Jakarta

6/19/2018 11:31:00 PM 25 Comments
Assalamualaikum calon orang sukses….

Cekgu lagi liburan di Jakarta nih. Gaooolll kaann… hahaha.

Alhamdulillah kemaren dapat tiket gratis ke Jakarta. Jangan di tanya tiketnya dari mana, pokoknya halalan toyyiban deh! Nah, mumpung lagi di Jakarta, cikgu gaul gak mau dong diem di rumah aja. Secara jalan Jakarta yang biasa macet parah jadi lengang sampai bisa main bola. Gimana nggak tergiur coba buat keluar dan menikmati lengangnya jalan di Jakarta.

Salah satu destinasi wisata yang aku kunjungi selama 9 hari di Jakarta ini adalah Planetarium dan Observatorium Jakarta.

Planetarium Jakarta ini berada dalam kawasan Taman Ismail Marzuki yang berada di jalan Cikini Raya, Jak-pus. Kebetulan lokasinya nggak jauh dari rumah nya om ku. Om ini adik bungsunya ummiku. Ya kali aja ada yang ngira aku main sama om om :D

Kami sampai disana jam 12 tepat. Dan ternyata disana udah ruammeee banget antrian beli tiket buat nonton show jam 3 sore. Kami pun ikut masuk di antrian yang sudah diatur duduk mengular. Jadi nggak capek berdiri buat nunggu 3 jam kedepan.

Jam 14.30 loketnya baru buka. Harganya murah banget. Rp. 12.000 untuk dewasa. Dan Rp. 7.000 untuk anak-anak. Satu orang bisa beli 4 tiket. Karena kami ada 6 orang sama adik-adik sepupu. Yang ngantri cukup 2 orang dan yang lainnya bisa main-main ke ruang planetariumnya. Seru!

Singkat cerita, setelah ngantri tiket kami langsung masuk Teater Bintang. Teater Bintang dengan atap mirip kubah masjid dan tanpa layar seperti di bioskop pada umumnya. Awalnya aku sempat bingung, muterin filmnya dimana yak. Eh eh eh…. Ternyata diluar dugaan. Ini sih penampakannya kayak di film-film gitu. Kereenn…
source :  http://www.aplf-planetariums.info/
Sebelum shownya di mulai kita selfie dulu. no selfie = hoax
Di dalam Teater Bintang ini kita semacam di ajak naik pesawat luar angkasa dan melihat benda-benda langit dari luar angkasa. Sandaran kursinya juga bisa rubah posisi sampai kita kayak lagi baring di hamparan padang rumput yang luas dan menatap ke langit. Indah bangeeeet…. ada juga sesi kita seperti sedang naik pesawat dan berkeliling di Luar angkasa. Adikku sampai pusing kepalanya, ngerasa kursinya muter-muter. padahal mah itu optik trik yang membuat penonton berasa berputar di luar angkasa. ah keren!

09 April 2018

Ternyata Pake Powerbank itu nyaman! | Asus Zen Power Slim Review

4/09/2018 03:11:00 PM 5 Comments

Sebel nggak sih, di saat  lagi butuh banget pakai Smartphone, eh tau-tau HP nya mati karena kehabisan batrai. Ini sering banget terjadi sama aku. HP semang selalu di tangan, tapi kalau sudah habis batrai, paling mager untuk bergerak mencari colokan dan ngecarge. Aku juga paling malas bawa carger kalau bepergian kemana-kemana. Kecuali kalau perginya jauh, pake acara nginep. Itu sih musti banget bawa carger.

Biasanya, kalau berangkat sekolah. HP aku tuh jarang banget dalam kondisi ada batrainya. Setelah dipake buat nemenin tidur semalam, batrainya pasti habis, dan paginya aku nggak sempet ngecarge karena pagi-pagi rempong beres-beres rumah dan siap-siap mau ke sekolah. Alhasil sering banget ke sekolah bawa HP dalam kondisi matot alias mati total. Kadang suka sebel sendiri ketika mau pake kameranya untuk foto moment seru di kelas, eh HP nya lupa di carge.

Pernah sih sempat terfikir pengen beli powerbank atau penambah daya. Tapi belum kesampean. Lagian Bingung juga mau beli powerbank merk apa. Dulu waktu masih berkelana di Papua pernah punya powerbank, itu pun hadiah dari beli tablet. Yang seminggu kemudian tidak berfungsi lagi. Menyebalkan. Padahal mau beli tablet merk itu karena ada hadiah powerbank nya *maniak gratisan level 7

Pucuk dicinta ulam pun tiba, Seminggu yang lalu aku dipinjemin Powerbank sama om-om dari Blogger Pekanbaru.  Mungkin doski kasihan kali ya liat HP aku tiap ada iven blogger malah lagi matot. Terus pinjam HP sana-sini buat foto-foto. Wahaha. Dengan baik hati dan tidak sombong, om Andrew yang kadang kami panggil Om, kadang Abang (kalau lagi ada maunya) ini meminjamkan aku powerbank dari ASUS. Duh, kalo di ceritain proses peminjamannya, bakalan panjang. Drama banget deh pokoknya!

04 April 2018

Ruang VIP di Kelas Kami

4/04/2018 11:02:00 AM 9 Comments

Ruang VIP biasanya dikenal dengan kenyamanan, kemewahan dan fasilitas serba lengkap. Sebut saja ruang VIP di Rumah sakit yang jauh berbeda dengan ruang biasa. Ruang biasa penuh sesak, pasien berbaris-baris, panas dan tidak ada kenyamanan sama sekali. berbeda jauh dengan ruang VIP, apalagi yang kelas I. disana bisa ditemukan TV layar datar yang tergantung di dinding pendingin ruangan dengan suhu yang sangat pas untuk menemani istirahat, dan juga ketenangan yang akan didapatkan karena satu kamar hanya satu pasien.

Begitu juga ruang VIP di bandara dengan segala fasilitasnya. Dari yang diberi akses bebas antri, sampai sofa empuk diruang tunggu yang berharga jutaan.

Nah, bagaimana jika ruang VIP ini ada di dalam lingkungan sekolah, di dalam kelas. Di pojok kelas lebih tepatnya. Akan menarik jika kamu membaca sampai habis ^_^